Selasa, 23 September 2025

PT Masmindo Dwi Area (MDA) melanjutkan komitmennya dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui program peningkatan kapasitas bagi para pengelola dapur bergizi. Program ini merupakan tindak lanjut dari kesuksesan uji coba Program Makan Siang Bergizi (MaGiz) yang sebelumnya telah dijalankan di dua sekolah percontohan, yakni SDN 662 Salubulo dan SDN 43 Ranteballa, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, pada Februari lalu.
Pelatihan ini dirancang untuk membekali tenaga pengelola dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam mengelola dapur bergizi yang bersih, higienis, efektif, dan efisien. Pengembangan kedepannya, diharapkan seluruh dapur bergizi memperoleh Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS). Materi disampaikan oleh narasumber yang ahli dibidangnya, diantaranya Ketua Persatuan Ahli Gizi Kab Luwu, Abdul Aziz, dan Ahli Gizi Hardianti dan Riska Ramadhani.
Materi yang diberikan meliputi prinsip-prinsip gizi seimbang untuk anak sekolah, tata kelola keuangan dan logistik, tata boga (food handling), serta prinsip-prinsip higienitas dan sanitasi untuk menjamin kualitas dan keamanan pangan yang disajikan.
Ketua PERSAGI Kab Luwu, Abdul Aziz menyampaikan “Persoalan makan bergizi ini bukan hanya tentang memberi makan anak-anak, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagj pertumbuhan dan kecerdasan generasi mendatang.”
Keberhasilan fase uji coba, ditandai dengan antusiasme tinggi dari siswa, guru, dan orang tua, menjadi landasan kokoh bagi MDA untuk memperluas sasaran program. Ke depan, MDA akan mengimplementasikan program MaGiz secara menyeluruh di enam sekolah dasar yang tersebar di Kec Latimojong, diantaranya SDN 662 Salubulo, SDN 43 Rante Balla, SDN 41 Boneposi, SDN 230 Ulusalu, SDN 643 Gamaru, dan SDN 476 Makalua.
Program ini tidak hanya sekadar aktivitas sosial dan alokasi budget PPM (Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat), tetapi merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung program Pemerintah, menyelaraskan tujuan terbentuknya generasi emas yang cerdas, serta menegaskan peran bisnis dalam pembangunan sosial.
Lebih dari itu, program ini dirancang dengan pendekatan berkelanjutan yang memiliki dampak multiplier (efek berganda). Selain bertujuan untuk memenuhi asupan gizi anak-anak sekolah guna mencegah stunting dan meningkatkan konsentrasi belajar, program ini juga diharapkan dapat memberi kontribusi positif pada pertumbuhan ekonomi lokal, memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar, dan meningkatkan penerimaan pajak.
Hal ini dilakukan dengan cara mengutamakan pemanfaatan dan pembelian bahan pangan lokal, seperti sayuran, telur, dan bahan bergizi lainnya yang dipasok langsung oleh petani dan peternak di sekitar wilayah operasi perusahaan.
“Melalui program ini, kami tidak hanya ingin melihat anak-anak tumbuh sehat dan cerdas, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi di wilayah operasional perusahaan serta kami berharap program ini menjadi landasan untuk membangun kemandirian pangan, menciptakan budaya sadar gizi bagi masyarakat, pemberdayaan pelaku usaha lokal, serta stimulan untuk mengaktifkan lahan tidur menjadi lahan pertanian produktif.” jelas Dea Maulana Yusuf, Manager Community Development and Empowerment MDA.
Dengan perluasan program ini, MDA berharap dapat memberikan kontribusi yang nyata dan berkelanjutan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Latimojong, sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi perusahaan tambang yang bertanggung jawab dan dapat diterima oleh semua pihak.
Source: masmindo.co.id
Read the full storySitemap
Portfolio Kami
Lingkungan, Sosial, Tata Kelola